Sejarah

SMA NEGERI 5 KOTA BEKASI

 

Jakarta sebagai Ibu Kota Negara, Kota Metropolitan memiliki daya tarik masyarakat untuk mencari hidup dan mencari penghidupan bagi masyarakat didaerah. Kehadiran mereka di Jakarta menimbulkan permasalahan kependudukan, diantanya kepadatan penduduk dan kebutuhan akan tempat tinggal, sehingga daerah di sekitar Jakarta menjadi alternatif penyediaan lahan perurnahan. Bekasi sebagai daerah penyangga Ibu Kota menerima dampak tersebut dengan munculnya perumahan-perumahan dan pendatang baru.

 

Dampak tersebut sangat dirasakan oleh masyarakat Kota Bekasi, salahsaru adalah tuntutan untuk penyediaan sarana pendidikan. Hal ini disebabkan oleh berkembang pesatnya penduduk usia sekolah sebagai konsekuensi dari bertambahnya jumlah penduduk jumlah sekolah tidak seimbang dengan pertumbuhan penduduk.

 

Kecamatan Pondok Gede merupakan wilayah kota Bekasi (dulu Kab. Bekasi) yang berpenduduk padat memerlukan sekolah lanjutan atas yang pada saat itu SMA Negeri belum ada, sehingga pada taahun 1987 lahirlah sebuah SMA Negeri di Pondok Gede dengan status kelas jauh dari SMA Negeri 2 Bekasi. SMAN 1 Pondok Gede lahir di Pondok Gede dengan alamat Jl. Gamprit Jatiwaringin Asri Pondok Gede Bekasi, di atas sebidang tanah fasos milik PT. Runa Ikana.

 

Pada tanggal 20 September 1990 kerjasama Pemda DKI Jakarta dengan Pemda Bekasi meresmikan secara simbolis Unit Gedung Baru SMA se-Jawa Barat dan pada tahun 1999 seiring dengan otonomi daerah dan pemekaran pemerintah Kab. Bekasi menjadi dua daerah yaitu Kota dan Kabupaten Bekasi, maka status SMAN 1 Pondok Gede berubah menjadi SMA Negeri 5 Kota Bekasi.

 

Additional information